UINSU Medan Mendapatkan Sertifikat Kepatuhan Predikat Premium dan Rating Pohon 2,5 dari UI GreenMetric

UINSU Medan baru saja meraih pencapaian yang membanggakan dengan mendapatkan sertifikat kepatuhan predikat premium dari UI GreenMetric. Dalam era di mana kesadaran akan keberlanjutan semakin mendesak, pengakuan ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga sebuah bukti konkret bahwa institusi pendidikan tinggi ini berkomitmen terhadap praktik ramah lingkungan. Sertifikat ini mencerminkan upaya UINSU Medan dalam memenuhi tujuh kriteria penilaian yang ditetapkan, termasuk pengelolaan infrastruktur, energi, dan transportasi yang berkelanjutan.
Pencapaian UINSU Medan dalam UI GreenMetric
Pada tanggal 16 Juli 2026, UINSU Medan resmi menerima sertifikat kepatuhan predikat premium, yang ditandatangani oleh Dr. Vishnu Juwono SE MIA, selaku Ketua UI GreenMetric. Penghargaan ini diberikan di Kampus UGM dan menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah institusi tersebut.
Dalam rangka mendapatkan sertifikat ini, UINSU Medan harus memenuhi tujuh kriteria penilaian yang komprehensif. Kriteria tersebut meliputi:
- Setting and Infrastructure
- Energy and Climate Change
- Waste Management
- Water Usage
- Transportation
- Education
- Governance and Digitalization
Penghargaan ini menunjukkan bahwa UINSU Medan tidak hanya fokus pada pendidikan akademis, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui inisiatif keberlanjutan.
Rating Pohon UINSU Medan
Selain sertifikat kepatuhan, UINSU Medan juga berhasil meraih Trees Rating 2,5 dari 5. Rating ini diberikan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap data dan program-program keberlanjutan yang telah dilaksanakan oleh universitas. Sertifikat Trees Rating ini berlaku hingga 16 Juli 2027 dan menjadi indikator penting untuk menilai keberhasilan program keberlanjutan yang ada.
Reaksi Rektor UINSU Medan
Prof. Dr. Nurhayati M.Ag, Rektor UINSU Medan, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini merupakan momentum yang tepat untuk semakin memperkuat gerakan keberlanjutan di lingkungan kampus. Ia berharap pencapaian ini dapat memotivasi seluruh civitas akademika untuk terus berkontribusi dalam menciptakan kampus yang hijau dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, UINSU Medan berhasil memperoleh pengakuan dari UI GreenMetric melalui sertifikat kepatuhan predikat premium dan Trees Rating 2,5. Semoga pencapaian ini menjadi pendorong bagi kita semua untuk menghadirkan kampus yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Rektor Nurhayati dalam siaran pers.
Komitmen UINSU Medan terhadap Keberlanjutan
Prof. Nurhayati menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya sekadar penghargaan administratif, tetapi merupakan dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan budaya keberlanjutan di kampus. Ia menegaskan pentingnya komitmen terhadap pelestarian lingkungan, penggunaan energi bersih, serta pembangunan berkelanjutan.
“Kami berharap komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan energi bersih ini dapat terus diperkuat, baik di dalam kampus maupun dalam kontribusi kepada masyarakat yang lebih luas,” tegasnya.
Strategi UINSU Medan dalam Mewujudkan Kampus Hijau
Untuk mencapai penghargaan sertifikat kepatuhan predikat premium dan Trees Rating 2,5, UINSU Medan telah menjalankan berbagai inisiatif, antara lain:
- Penghijauan area kampus dengan penanaman pohon dan tanaman ramah lingkungan.
- Implementasi efisiensi energi dalam penggunaan listrik dan sumber daya lainnya.
- Pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan program daur ulang.
- Penerapan sistem pengelolaan air yang efisien.
- Integrasi nilai-nilai keberlanjutan dalam kurikulum pendidikan dan penelitian.
Upaya-upaya ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya kampus yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
UI GreenMetric: Mendorong Perguruan Tinggi Menuju Keberlanjutan
UI GreenMetric merupakan salah satu inisiatif pemeringkatan keberlanjutan perguruan tinggi yang diinisiasi oleh Universitas Indonesia sejak tahun 2010. Program ini bertujuan untuk mendorong perguruan tinggi di seluruh dunia agar lebih serius dalam mengembangkan kebijakan dan praktik keberlanjutan. Hal ini mencakup pengelolaan lingkungan, energi, air, limbah, serta transportasi.
Sejak diluncurkan, UI GreenMetric telah menjadi platform penting untuk benchmarking keberlanjutan perguruan tinggi, dengan partisipasi dari 1.745 institusi dari 105 negara pada tahun 2026. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak universitas yang sadar akan pentingnya keberlanjutan dan berusaha untuk menerapkannya dalam praktik sehari-hari.
Relevansi Sertifikat Kepatuhan Predikat Premium
Sertifikat kepatuhan predikat premium yang diperoleh UINSU Medan bukan hanya menjadi pengakuan atas usaha yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi indikator bahwa institusi tersebut siap untuk berkontribusi dalam mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Hal ini sejalan dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Momen ini diharapkan dapat menginspirasi institusi pendidikan lainnya untuk mengikuti jejak UINSU Medan dalam upaya membangun kampus yang berkelanjutan.
Mendorong Kesadaran Lingkungan di Kampus
Dengan raihan sertifikat kepatuhan predikat premium dan Trees Rating 2,5, UINSU Medan menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjadi lembaga pendidikan yang unggul, tetapi juga sebagai pelopor dalam gerakan keberlanjutan. UINSU Medan berencana untuk terus mengembangkan program-program yang mendukung kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa dan staf.
Prof. Nurhayati menyampaikan harapannya agar pencapaian ini tidak berhenti di sini. “Penghargaan ini menjadi pijakan untuk meningkatkan standar keberlanjutan di tahun-tahun mendatang. Kami akan terus berupaya untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih baik,” ungkapnya.
Rencana Masa Depan UINSU Medan
Ke depan, UINSU Medan berkomitmen untuk memperkuat inisiatif keberlanjutannya dengan mengimplementasikan lebih banyak program dan kebijakan yang mendukung prinsip-prinsip tersebut. Rencana ini mencakup:
- Peningkatan fasilitas ramah lingkungan di kampus.
- Pelatihan dan workshop tentang keberlanjutan bagi mahasiswa dan staf.
- Kerjasama dengan komunitas lokal untuk program pengelolaan lingkungan.
- Riset dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
- Promosi kegiatan kampus hijau yang melibatkan seluruh civitas akademika.
Dengan langkah-langkah ini, UINSU Medan berupaya untuk menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya dalam menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Kesimpulan Akhir: UINSU Medan sebagai Model Perguruan Tinggi Berkelanjutan
Pencapaian UINSU Medan dalam mendapatkan sertifikat kepatuhan predikat premium dan Trees Rating 2,5 dari UI GreenMetric adalah sebuah langkah signifikan menuju keberlanjutan. Ini menunjukkan bahwa UINSU Medan tidak hanya berorientasi pada pendidikan akademis, tetapi juga berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Dengan upaya yang berkelanjutan dan komitmen yang kuat, UINSU Medan siap menjadi model bagi institusi pendidikan di seluruh dunia dalam menerapkan praktik keberlanjutan yang efektif.



