Ucok Pelasah Mengundang Media untuk Buka Puasa Bersama: Membangun Relasi dan Membahas Kegiatan PT Gandasari Shipyard

Dalam suasana bulan Ramadan yang penuh berkah, PT Gandasari Shipyard mengambil inisiatif untuk menggelar acara buka puasa bersama awak media dari Tanjungpinang dan Bintan. Inisiatif ini dipimpin oleh Humas PT Gandasari Shipyard, Ibrahim atau lebih dikenal dengan Ucok Pelasah. Acara ini berlangsung di Coffee Qozi Kilometer 8, Tanjungpinang pada Selasa (10/3/2026).
Pentingnya Silaturahmi dan Komunikasi dengan Media
Acara buka puasa ini bukan sekedar acara rutin tahunan. Lebih dari itu, ini adalah upaya dari PT Gandasari Shipyard untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang lebih baik dengan insan pers di daerah. Menurut Ucok Pelasah, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas berbagai informasi dan pemberitaan yang berkembang mengenai aktivitas PT Gandasari Shipyard.
PT Gandasari Shipyard dalam Sorotan Publik
Belakangan ini, PT Gandasari Shipyard menjadi sorotan publik setelah muncul pemberitaan di sejumlah media online terkait kegiatan penimbunan pantai yang dilakukan perusahaan di wilayah RT 03/RW 04 Kampung Budi Mulya, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. Ucok Pelasah menegaskan bahwa PT Gandasari Shipyard adalah perusahaan yang bergerak di bidang galangan kapal (shipyard), bukan usaha tambak maupun kegiatan yang mengeksploitasi kawasan mangrove seperti isu yang berkembang.
Aktivitas PT Gandasari Shipyard
Menurut Ucok Pelasah, aktivitas pembangunan kapal memang membutuhkan area yang luas dan relatif rata untuk mendukung proses produksi kapal dengan ukuran tertentu. PT Gandasari, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang galangan kapal, membutuhkan area kerja yang cukup luas untuk proses pembangunan kapal. PT Gandasari Shipyard adalah perusahaan yang masih baru berdiri dan saat ini masih dalam tahap awal produksi. Walaupun belum genap satu tahun berdiri, proses produksi telah berjalan sekitar tujuh bulan dan hingga saat ini belum ada kapal yang diluncurkan secara resmi.
Investasi Lokal untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah
PT Gandasari Shipyard adalah investasi milik putra daerah asal Tanjungpinang yang berkomitmen membangun usaha di daerah sendiri. Keberadaan investasi lokal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Ucok Pelasah berharap keberadaan perusahaan ini juga bisa mendapat dukungan dari berbagai pihak agar iklim investasi di daerah dapat berjalan dengan baik.
Kontribusi Terhadap Tenaga Kerja Lokal
Perusahaan ini telah memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 tenaga kerja lokal dari Tanjungpinang dan wilayah sekitar telah bekerja di perusahaan galangan kapal tersebut. Sementara itu, untuk pekerjaan yang membutuhkan keahlian teknis tertentu, perusahaan juga melibatkan tenaga kerja dari luar daerah, namun jumlahnya relatif kecil dibandingkan tenaga kerja lokal, yakni sekitar 43 tenaga teknis yang berasal dari Cilegon untuk mendukung pekerjaan teknis di bidang galangan kapal.
Keterbukaan Dialog dengan Masyarakat
Pada pertemuan tersebut, perusahaan juga membuka ruang dialog dengan masyarakat, termasuk nelayan yang berada di sekitar lokasi aktivitas perusahaan. Sejumlah nelayan menyampaikan beberapa harapan, seperti terkait akses untuk menaikkan perahu serta jalur jalan kaki di sekitar area aktivitas perusahaan. Menanggapi hal tersebut, pihak perusahaan menyatakan akan menampung aspirasi yang disampaikan masyarakat dan melakukan kajian teknis untuk mencari solusi terbaik.
“Kami terbuka untuk berdialog. Aspirasi yang disampaikan akan kami tampung dan kami sampaikan ke manajemen perusahaan agar dapat dicarikan solusi yang terbaik,” tutup Ucok Pelasah.