Wakil Wali Kota Medan Menghargai Keberhasilan Siswa Nanyang Zhi Hui School di Robotics dan Coding

Pendidikan di era modern ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, terutama dalam bidang robotics dan coding. Keberhasilan siswa Nanyang Zhi Hui School dalam kompetisi internasional menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Hal ini diperkuat oleh apresiasi yang diberikan oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, yang mengundang pihak sekolah ke Balai Kota Medan untuk merayakan pencapaian luar biasa tersebut.
Pencapaian Gemilang di Ajang Internasional
Dalam audiensi yang berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, H. Zakiyuddin Harahap menerima laporan dari pihak Nanyang Zhi Hui School mengenai prestasi siswa-siswi mereka di bidang robotics dan coding. Pertemuan ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan terhadap kerja keras dan dedikasi siswa dalam menghadapi tantangan global.
Guru pendamping lomba, Eddy, didampingi oleh Kepala SD Jenny dan Kepala SMP Ita, menjelaskan bahwa tim siswa Nanyang Zhi Hui School berhasil meraih prestasi di World GreenMech Contest yang diadakan di Thailand pada Agustus 2026. Dalam kompetisi yang diikuti oleh 398 tim dari berbagai negara, mereka berhasil menyabet juara 2, 4, dan 5 di beberapa kategori yang dipertandingkan.
Makna di Balik Keberhasilan Siswa
Keberhasilan siswa Nanyang Zhi Hui School dalam ajang bergengsi ini bukan hanya sekadar medali atau trofi. Menurut Eddy, pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras dan kreativitas siswa dalam merakit robot yang siap diperlombakan. “Kami sangat bangga bisa membela nama Indonesia di level internasional dan mendapatkan hasil yang membanggakan,” ujarnya.
- Pencapaian di ajang internasional meningkatkan kepercayaan diri siswa.
- Robot yang dirakit merupakan hasil inovasi anak-anak yang patut diapresiasi.
- Kompetisi seperti ini mendorong siswa untuk lebih kreatif dan inovatif.
- Prestasi ini memberikan dampak positif bagi reputasi Nanyang Zhi Hui School.
- Mendorong sekolah lain untuk berinvestasi dalam pendidikan STEM.
Apresiasi dari Wakil Wali Kota Medan
H. Zakiyuddin Harahap memberikan sambutan hangat dan apresiasi yang tinggi terhadap prestasi tersebut. Ia menekankan betapa luar biasanya kemampuan anak-anak dalam memahami dan merakit teknologi pada usia yang masih sangat muda. “Ini adalah hal yang sangat luar biasa dan patut dicontoh oleh sekolah-sekolah lain di Medan,” ungkapnya.
Wakil Wali Kota melihat bahwa kemampuan siswa tidak hanya melatih imajinasi mereka, tetapi juga membantu mengasah otak dan keterampilan berpikir kritis. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi untuk mengurangi ketergantungan anak-anak pada gadget, yang seringkali menjadi perhatian orang tua dan pendidik.
Pendorong Inovasi dan Kreativitas
Lebih lanjut, Zakiyuddin menekankan bahwa prestasi yang diraih seharusnya tidak berhenti di ruang kompetisi. Ia mendorong agar inovasi robotik yang dihasilkan oleh siswa dapat ditawarkan kepada industri atau perusahaan untuk meningkatkan nilai jualnya. “Karya-karya kreatif ini bisa menjadi sumber inspirasi dan semangat bagi para siswa lainnya,” katanya.
- Inovasi robotik bisa berdampak positif bagi industri lokal.
- Mendorong kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha.
- Memberikan kesempatan bagi siswa untuk menerapkan ilmu yang dipelajari.
- Menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan siswa.
- Memperkuat jaringan antara pendidikan dan industri.
Menjaga Keseimbangan dalam Pendidikan
Tentunya, dalam menjalankan program pendidikan yang berbasis teknologi, penting untuk tetap menjaga keseimbangan antara kemampuan akademis, teknologi, dan karakter. Zakiyuddin mengingatkan bahwa meski teknologi menjadi fokus, pendidikan karakter tetap harus diutamakan. “Sekolah harus terus mengajarkan sopan santun dan akhlak budi pekerti yang baik,” tegasnya.
Karakter yang kuat, menurutnya, adalah bekal paling berharga bagi masa depan siswa. Dalam dunia yang semakin kompetitif, kemampuan beradaptasi dan berinteraksi dengan baik akan sangat menentukan kesuksesan individu di masa depan.
Peran Sekolah dalam Pendidikan Karakter
Pendidikan tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan siswa yang cerdas secara akademis, tetapi juga siswa yang memiliki moral yang baik. Ini adalah tantangan besar bagi sekolah-sekolah untuk menyeimbangkan keduanya. Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan antara lain:
- Integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum.
- Pembelajaran yang menekankan pada nilai-nilai kebersamaan dan empati.
- Penerapan program-program ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan karakter.
- Peningkatan peran orang tua dalam mendidik karakter anak.
- Pelatihan bagi guru untuk mengajarkan karakter dengan efektif.
Menatap Masa Depan Pendidikan di Medan
Keberhasilan siswa Nanyang Zhi Hui School dalam bidang robotics dan coding merupakan cerminan potensi luar biasa yang dimiliki anak-anak Indonesia. Dengan dukungan yang tepat dari semua pihak, termasuk pemerintah, sekolah, dan orang tua, prestasi ini dapat menjadi awal dari banyak inovasi dan pencapaian lainnya di masa depan.
Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, berharap agar prestasi ini dapat menginspirasi lebih banyak sekolah untuk mengembangkan program-program serupa. “Kita harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung kreativitas dan inovasi siswa,” imbuhnya.
Langkah-Langkah untuk Meningkatkan Pendidikan STEM
Untuk mendukung perkembangan pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di Medan, beberapa langkah strategis dapat diambil, antara lain:
- Mengadakan pelatihan untuk guru mengenai metode pengajaran STEM.
- Menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga teknologi untuk pengembangan kurikulum.
- Menyediakan fasilitas yang memadai untuk praktik teknologi.
- Menumbuhkan minat siswa melalui kompetisi dan festival sains.
- Mendorong partisipasi orang tua dalam mendukung pendidikan STEM anak-anak.
Dengan langkah-langkah tersebut, harapan untuk melihat generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam inovasi dan kreativitas semakin terbuka lebar. Keberhasilan siswa Nanyang Zhi Hui School adalah awal yang baik, dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia.



