Musrenbang RKPD Sumbar 2027: Dharmasraya Fokus pada Peningkatan Infrastruktur Jalan Propinsi

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, turut berpartisipasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Barat untuk tahun 2027. Acara ini berlangsung di Auditorium Gubernur Sumbar pada Rabu, 8 April 2026, dan menjadi platform penting untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.
Peran Musrenbang dalam Perencanaan Pembangunan
Musrenbang berfungsi sebagai forum strategis yang mengedepankan diskusi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa program-program yang diusulkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan demikian, Musrenbang menjadi langkah awal dalam merencanakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Partisipasi dan Kehadiran Penting dalam Musrenbang
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membuka acara ini dengan didampingi oleh Wakil Gubernur, Vasko Ruseimy. Kehadiran berbagai unsur Forkopimda, kepala daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam merencanakan masa depan pembangunan daerah.
Usulan Prioritas Kabupaten Dharmasraya
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menegaskan prioritas utama dalam Musrenbang kali ini adalah perbaikan dan peningkatan jalan provinsi. Hal ini didasarkan pada kondisi sejumlah ruas jalan yang menjadi penghubung vital untuk konektivitas antarwilayah serta distribusi hasil pertanian dan produksi masyarakat.
Ruas Jalan yang Diusulkan untuk Rehabilitasi
Beberapa ruas jalan yang diusulkan untuk mendapatkan perhatian khusus dalam rehabilitasi antara lain:
- Ruas Simpang Koto Baru–Junction
- Junction–Abai Siat (batas Jambi)
- Simpang Sikabau–Simpang Koto Baru
- Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu di Kecamatan Koto Salak
Ruas-ruas tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan swasembada pangan, penyediaan air, dan pengembangan energi, serta memperkuat konektivitas ekonomi di kawasan Dharmasraya.
Peningkatan Infrastruktur Jalan Kabupaten
Selain fokus pada jalan provinsi, Pemkab Dharmasraya juga mengajukan penanganan jalan kabupaten yang terhubung dengan beberapa koridor ekonomi. Koridor ini mencakup perjalanan dari Pulau Punjung hingga wilayah Sungai Rumbai, Koto Besar, Sitiung, hingga Timpeh. Peningkatan infrastruktur ini ditujukan untuk memperlancar arus barang dan jasa serta mendukung pengembangan komoditas unggulan seperti padi, kelapa sawit, karet, dan sektor peternakan.
Usulan Pembangunan Lainnya
Tidak hanya infrastruktur jalan, usulan pembangunan lainnya juga mencakup revitalisasi pasar dan kawasan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pembangunan pabrik kelapa sawit dan biofuel, pabrik pakan ternak, serta penguatan sistem logistik melalui pembangunan fasilitas gudang bongkar muat.
Total Usulan Anggaran untuk Tahun 2027
Secara keseluruhan, total nilai usulan yang diajukan oleh Kabupaten Dharmasraya dalam Musrenbang RKPD Provinsi Sumatera Barat untuk tahun 2027 mencapai sekitar Rp157,3 miliar. Anggaran ini diharapkan dapat mendukung berbagai program prioritas yang telah dirumuskan.
Pernyataan Bupati Dharmasraya
Bupati Annisa menegaskan bahwa fokus pada perbaikan jalan provinsi merupakan langkah yang sangat strategis untuk membuka akses ekonomi masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah. Ia menyatakan, “Perbaikan jalan provinsi menjadi kebutuhan mendesak karena berhubungan langsung dengan mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi. Dengan infrastruktur yang baik, pertumbuhan ekonomi dapat lebih cepat dan merata.”
Pentingnya Sinergi dalam Perencanaan Pembangunan
Sementara itu, dalam arahannya, Gubernur Mahyeldi Ansharullah menekankan bahwa sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah sangat penting dalam menyusun rencana pembangunan yang akan datang. Ia mengingatkan bahwa setiap program yang direncanakan harus sesuai dengan prioritas nasional dan provinsi, sehingga pelaksanaannya lebih terarah, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Keselarasan Program Pembangunan
Gubernur Mahyeldi menekankan, “Keselarasan program antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Dengan perencanaan yang terintegrasi, kita dapat mengoptimalkan potensi daerah sambil menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.” Pernyataan ini mencerminkan pentingnya kerja sama dan koordinasi dalam merencanakan dan melaksanakan program pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan Musrenbang RKPD Sumbar 2027 dapat menghasilkan program-program yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Dharmasraya dan daerah sekitarnya.




